Ini Masalah Mengapa Jakarta Sulit Menjadi Smart City

Apa itu Smart City

Empat anggota dewan penasihat memilih Jakarta sebagai kota pintar, dua di antaranya menyebutkan prakarsa transportasi cerdas kota tersebut di antara alasan lain.

Terkenal karena kemacetan lalulintasnya, Jakarta telah mendorong pembangunan berorientasi transit pada tahun-tahun belakangan ini untuk memperbaiki situasi.

Salah satunya yang sangat terkenal adalah Jakarta Smart City Lounge, di mana kota dapat memonitor transportasi melalui kamera CCTV dan GPS. Menurut survei EIU, penduduk setempat mengatakan manfaat utama membuat kota mereka pintar adalah akses yang lebih mudah ke layanan pemerintah.

Fitur dari PT. Elmecon Multikencana yang akan membantu mencakup Jakarta menjadi Smart City:

  1. SISTEM MONITORING FASILITAS DENGAN IOT,
  2. KEMANAN KOTA MENGGUNAKAN – FRITZ CAM (FACE RECOGNITION),
  3. MONITORING KUALITAS UDARA ANDA,
  4. PENGUKUR CURAH HUJAN OTOMATIS,
  5. MENGONTROL RUMAH ANDA DARI JARAK JAUH,
  6. MENGONTROL LAMPU TAMAN SECARA OTOMATIS,
  7. MENGURANGI BIAYA LISTRIK BANGUNAN,
  8. SENSOR PENDETEKSI DEBU OMRON.

Inisiatif kota cerdas juga bertujuan untuk memantau dan mengatasi masalah lingkungan seperti perubahan iklim dan polusi udara dengan Monitoring Kualitas Udara.

Sanitasi juga dapat ditingkatkan dengan teknologi pintar, baik itu Sistem Monitoring Fasilitas dengan IoT untuk mengurangi resiko kesalahan pada kegiatan operasional, atau menggunakan Sensor Pendeteksi Debu untuk mengurangi polusi di kota jakarta.

Teknologi kota pintar semakin banyak digunakan untuk meningkatkan keselamatan publik, dari pemantauan area kejahatan tinggi hingga meningkatkan kesiap siagaan darurat dengan Fritz Cam (Face Recognition).

Teknologi kota pintar juga membawa efisiensi bagi manufaktur perkotaan dan pertanian perkotaan, termasuk penciptaan lapangan kerja, efisiensi energi, manajemen ruang dan barang-barang segar bagi konsumen.

Tantangan dan kepedulian Smart City

Para pemimpin kota tidak hanya harus meningkatkan kesadaran akan manfaat teknologi kota pintar yang sedang dilaksanakan, tetapi juga mempromosikan penggunaan data terbuka dan didemokrasikan kepada warganya.

Membina kolaborasi antara sektor publik dan swasta (PT. Elmecon Multikencana) untuk menciptakan warga negara yang cerdas yang akan terlibat dan diberdayakan dan secara positif berkontribusi pada kota dan masyarakat.

Metode kolaborasi baru dan inovatif dapat meningkatkan keterlibatan. Proyek kota pintar harus mencakup rencana untuk menjadikan data transparan dan tersedia bagi warga, seringkali melalui portal data terbuka atau aplikasi seluler. Ini memungkinkan warga lebih tertarik menggunakannya.

Dengan demikian, tujuan Misi Kota Cerdas adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan memungkinkan pengembangan wilayah setempat dan memanfaatkan teknologi, terutama teknologi yang mengarah ke hasil Cerdas.